Ampuhkah Vitamin B3 untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi - Toko69

Ampuhkah Vitamin B3 untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi

Oleh. abereyhan
31 December 2020 (7:53 PM)
Bagikan

Gangguan disfungsi ereksi memang menjadi momok bagi para pria yang mengalaminya. Dan ini merupakan salah satu masalah kesehatan pria yang cukup umum. Saking umumnya ada banyak mitos mengenai berbagai makanan dan obat untuk mengatasinya. Namun sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2011 menunjukkan bahwa vitamin B3 (niacin) dapat mengurangi gangguan disfungsi ereksi.Mengonsumsi vitamin B3 untuk ereksi juga dianggap efektif, utamanya pada orang yang kekurangan vitamin. Temuan lain menunjukkan vitamin ini efektif untuk laki-laki yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Efektifkah vitamin atasi disfungsi ereksi?

Asupan vitamin dan mineral membantu optimalnya fungsi tubuh, termasuk sistem reproduksi. Meski demikian, bukti seputar manfaat vitamin B3 untuk ereksi masih perlu penelitian lebih lanjut.Selain niacin atau vitamin B3, beberapa jenis vitamin yang juga disebut berkaitan dengan masalah ereksi adalah vitamin D dan vitamin B9 (asam folat). Berikut penjelasannya:

  • Vitamin B3

Daging ayam menjadi salah satu sumber vitamin B3Berdasarkan studi tahun 2011 tadi, niacin atau vitamin B3 diketahui dapat meringankan gejala pada orang yang mengalami disfungsi ereksi ringan hingga parah.Selain dalam bentuk suplemen, asupannya bisa diperoleh lewat makanan. Jenis makanan yang kaya niacin seperti alpukat, kacang-kacangan, jamur, nasi cokelat, serta daging-dagingan.

  • Vitamin D

Makanan sumber vitamin DTahun 2020 ditemukan korelasi langsung antara vitamin D dan masalah disfungsi ereksi. Selain itu, ada pula studi yang membuktikan bahwa laki-laki yang kekurangan vitamin D mengalami kondisi erectile dysfunction lebih parah.Meski demikian, masih diragukan apakah konsumsi vitamin D dapat mengurangi peradangan, melancarkan aliran darah, hingga memberi stimulasi terhadap produksi nitrat oksida. Ini adalah senyawa yang berperan penting dalam respons penis terhadap rangsangan.Selain sinar matahari, sumber vitamin D bisa diperoleh dari ikan seperti salmon dan sarden, jamur, susu, sereal, dan kuning telur. Penderita kekurangan vitamin D yang tidak mendapatkan cukup sinar matahari bisa mengatasinya dengan konsumsi suplemen.

  • Vitamin B9

Alpukat mengandung vitamin B9Asam folat atau vitamin B9 juga berkaitan dengan disfungsi ereksi. Menurut studi tahun 2014, partisipan yang mengalami masalah ini juga kekurangan asam folat. Studi terbaru tahun 2020 menunjukkan pula bahwa pemberian suplemen asam folat bisa bermanfaat dalam rangkaian pengobatan DE. Meski demikian, vitamin D tidak bisa menyembuhkan sepenuhnya.Contoh makanan kaya folat adalah sayuran hijau, alpukat, brokoli, asparagus, telur, pisang, jeruk, legume, dan biji-bijian. Selain itu, ada juga asam folat sintetis yang diberikan dalam bentuk suplemen.

Vitamin B3 dan kolesterol

Ada studi lain yang menunjukkan bahwa konsumsi vitamin B3 dapat memperbaiki masalah disfungsi ereksi pada laki-laki yang memiliki kolesterol tinggi. Hasil dari studi itu, 80 laki-laki yang mengonsumsi niacin mengaku kemampuannya mempertahankan ereksi meningkat. Pada awal studi, seluruh partisipan mengalami masalah ereksi sedang hingga parah.Temuan dari the Chinese University of Hong Kong ini menjadi menarik karena vitamin B3 telah ada sejak dulu dan tergolong aman. Tak hanya itu, mengingat vitamin B3 hanya vitamin, maka bisa menjadi cara pengobatan sederhana untuk masalah disfungsi ereksi.Sebenarnya tidak mengejutkan bagaimana vitamin B3 dapat berdampak positif pada kadar kolesterol. Pada pasien yang memiliki atherosclerosis atau akumulasi lemak di pembuluh darah, kadar kolesterol dan lipidnya membaik.Lalu, bagaimana dengan kaitan antara kolesterol dan gangguan fungsi ereksi? Ketika peradangan terjadi di pembuluh darah ke arah penis, konsekuensinya adalah disfungsi ereksi.

Kapan vitamin sebaiknya dikonsumsi?

Dibandingkan dengan obat lain untuk mengatasi disfungsi ereksi, konsumsi vitamin bisa jadi jauh lebih nyaman. Alasannya, umumnya obat perlu dikonsumsi beberapa jam sebelum beraktivitas seksual.Namun niacin tidak demikian. Cukup mengonsumsinya satu kali sehari pada jam berapapun, lalu bisa beraktivitas seksual kapan saja. Niacin atau vitamin B3 yang digunakan dalam penelitian ini bersifat slow-releae, artinya masuk ke aliran darah secara perlahan dalam rentang waktu satu hari.Partisipan mulai mengonsumsi dengan dosis harian 500 miligram. Setelah tidak ada efek samping, dosis bisa ditingkatkan menjadi 1.000 dan 1.500 miligram.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kondisi gangguan ereksi serta efektif tidaknya konsumsi suplemen vitamin tertentu, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Sumber @sehatq.com

 25 total views,  5 views today

Terakhir disunting : 2 weeks yang lalu..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

×

Butuh bantuan?

×

×

Toko69 Toko69

Dapatkan! Info & Produk Terbaru

melalui media sosial Toko69 :
Subscribe    

×


× Marketing
Marketing dari jakarta telah memesan Herbal Glucoactive
2 weeks lalu.. Lihat

×

×

Belum ada produk..
    Subtotal:

    * Belum termasuk ongkir..
    %0A%0A— — — — — — — — — — —%0A%0A — — — — — — — — — — —%0A%0ASubtotal : **%0A%0A — — — — — — — — — — —%0A%0A


    Catatan : Total harga + ongkir yang harus dibayar akan diinformasikan oleh admin Toko69, setelah mengirim data pesanan.

    Kirim Pesanan